Pengumuman Resmi Normal
15 Jan 2026

Pendaftaran Beasiswa Indonesia-Austria ScholarshipProgramme (IASP) Tahun 2026

Yth.

  1. Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri
  2. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I s.d. XVII
    di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

    Sebagai upaya meningkatkan kualifikasi dosen perguruan tinggi Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi,
    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, kembali membuka pendaftaran beasiswa Indonesia –
    Austria Scholarship Programme (IASP) tahun 2026. IASP merupakan beasiswa pendidikan jenjang doktor di
    perguruan tinggi Austria dan diperuntukkan bagi dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan
    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

    Syarat dan ketentuan melamar IASP yaitu sebagai berikut:
    1. Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains,
    dan Teknologi;
    2. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan
    (NUPTK);
    3. Memiliki surat izin dari pemimpin perguruan tinggi asal (untuk dosen PTN) dan/atau dari Kepala Lembaga
    Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah masing-masing (untuk dosen PTS);
    4. Belum memiliki gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan jenjang doktor (on-going);
    5. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan ketentuan skor minimal, yaitu: TOEFL iBT® 90;
    atau TOEFL ITP® 550; atau IELTS™ 6,5, yang masih berlaku (maksimal dua tahun terakhir);
    6. Mempunyai usulan penelitian (research proposal) 5-10 halaman yang telah disetujui calon
    pembimbing/supervisor di perguruan tinggi Austria. Usulan penelitian tersebut harus memuat unsur-unsur
    sebagai berikut:
    a) deskripsi permasalahan yang jelas,
    b) kajian pustaka (termasuk referensi),
    c) hasil yang diharapkan,
    d) kontribusi terhadap riset di Austria dan/atau Indonesia,
    e) metodologi (desain penelitian, pertanyaan penelitian/hipotesis, metode riset, rencana kerja dan
    linimasa penelitian, dan
    f) daftar publikasi peneliti (jika ada) atau kualifikasi yang diperlukan untuk melakukan penelitian yang
    diusulkan.

    7. Usia maksimal 35 tahun (pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran);
    8. Memiliki CV dalam bahasa Inggris;
    9. Memiliki dua buah surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris (contoh: dari pembimbing magister atau
    atasan langsung);
    10. Memiliki paspor yang masih berlaku (minimal 1 tahun);
    11. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan
    tinggi tujuan atau dari calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi tujuan;
    12. Memiliki ijazah dan transkrip nilai pendidikan program magister (dalam bahasa Inggris) sesuai aslinya;
    13. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah; dan
    14. Pelamar yang berstatus suami/istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar
    pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh supervisor yang sama.

    Apabila ada staf dosen Saudara yang berminat melamar beasiswa tersebut, kami persilakan untuk mendaftar
    melalui laman https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id, dan memilih menu beasiswa Indonesia-Austria
    Scholarship Programme (IASP), paling lambat 01 Maret 2026. Informasi lebih lanjut terkait beasiswa di atas dapat
    diperoleh juga pada laman https://grants.at/en/ atau menghubungi administrator beasiswa luar negeri Direktorat
    Sumber Daya melalui email: bln.dikti@kemdiktisaintek.go.id.

    Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih.

Direktur Sumber Daya,

Sri Suning Kusumawardani
NIP 196911221995122001

186 dilihat 3 min read
Bagikan: