Pengumuman Resmi
Normal
24 Jul 2026
Pemberitahuan Pengunguman Penerima Hibah Diaspora Berdampak Batch 1 Tahun 2026
Yth.
- 1. Pimpinan Perguruan Tinggi
- 2. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I s.d XVII
di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Berdasarkan hasil seleksi dan rapat pleno yang telah dilaksanakan oleh Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan telah menetapkan nama penerima Hibah Diaspora Berdampak Batch 1 Tahun 2026.
Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon bantuan Bapak/Ibu Pimpinan untuk menyampaikan informasi ini kepada dosen di lingkungan perguruan tinggi masing masing agar melakukan pengecekan status penetapan melalui akun pada Platform Talenta. Selanjutnya, para penerima hibah dimohon untuk melakukan konfirmasi kesediaan melaksanakan kegiatan paling lambat pada Jumat, 31 Juli 2026 melalui tautan berikut: https://bit.ly/KonfirmasiDiasporaBerdampak - Penyaluran dana akan dilakukan melalui rekening perguruan tinggi asal penerima hibah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Perguruan Tinggi penerima hibah melalui admin institusi pada Platform Talenta dimohon untuk melengkapi data kontrak
- pada Platform Talenta paling lambat pada Jumat, 31 Juli 2026.
- Sebagai informasi, saat ini tim Diaspora Berdampak sedang melakukan exercise terkait ketersediaan kuota pendanaan Diaspora Berdampak. Untuk itu, dalam waktu dekat akan diumumkan penerima hibah Diaspora Berdampak Batch 2. Bagi pengusul yang belum ditetapkan sebagai penerima hibah pada Batch 1 ini, dimohon untuk menunggu pengumuman selanjutnya terkait Penerima Program Hibah Diaspora Berdampak Batch 2 Tahun 2026. Informasi lebih lanjut mengenai Batch 2 akan disampaikan secara resmi melalui surat maupun Platform Talenta. Kami mengimbau agar Bapak/Ibu Pimpinan turut menyebarluaskan informasi ini kepada dosen di lingkungan perguruan tinggi masing-masing.
Demikian pengumuman ini disampaikan. Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan,
Fauzan Adziman