Gorontalo — LLDIKTI Wilayah XVI menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan di Gedung BPJS Gorontalo, Jumat (10/7/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Kabag Umum Irwan Halid, mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah XVI bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo Sanco Simanullang, disaksikan sejumlah pimpinan perguruan tinggi di wilayah Gorontalo serta jajaran BPJS Ketenagakerjaan.
Kerja sama ini menyasar kebutuhan nyata di lingkungan kampus, yakni perlindungan bagi dosen dan tenaga kependidikan dari berbagai risiko kerja. Kebutuhan itulah yang menjadi titik temu kedua lembaga dalam mengawal jaminan sosial pegawai perguruan tinggi swasta di Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Irwan Halid menyampaikan harapan agar kerja sama ini memperkuat kepedulian kampus terhadap kesejahteraan pegawainya. “Penandatanganan MoU ini meningkatkan kepatuhan dan kesadaran kampus untuk memberikan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh tenaga kependidikan di lingkungan perguruan tinggi swasta wilayah LLDIKTI XVI,” ujarnya. Ia menegaskan, LLDIKTI Wilayah XVI mendukung penuh optimalisasi program BPJS Ketenagakerjaan di seluruh wilayah kerjanya.”
Dosen dan tenaga kependidikan pada perguruan tinggi berhak mendapatkan perlindungan kerja yang memadai terhadap berbagai risiko, termasuk kecelakaan kerja, kematian, hingga jaminan hari tua sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Sanco Simanullang. Ia menambahkan, dalam implementasi ke depan pihaknya akan berkolaborasi dengan LLDIKTI Wilayah XVI untuk memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam bentuk penghargaan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta mengajak kampus menjadikan perlindungan sosial bagian dari tata kelola kelembagaan.
Kesepakatan ini tidak berhenti di atas kertas. Sebagai tindak lanjut, kedua lembaga akan memfasilitasi sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada perguruan tinggi swasta di tiga provinsi wilayah kerja LLDIKTI XVI, agar manfaat perlindungan benar-benar dirasakan dosen dan tenaga kependidikan.