Berita Sumber Daya Perguruan Tinggi

LLDIKTI XVI Apresiasi Pengukuhan Guru Besar Fitopatologi Universitas Alkhairaat Palu

Palu – Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Ratnawati, M.P. sebagai Guru Besar dalam bidang Fitopatologi atau Ilmu Penyakit Tanaman. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Selasa, 31 Maret 2026, di Aula Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat, dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Ketua Tim Penguatan Kualitas Sumber Daya, Ketua APTISI Sulawesi Tengah, Pengurus Besar Alkhairaat, Ketua Yayasan Pendidikan Alkhairaat, Anggota Senat Universitas, perwakilan pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tengah, serta seluruh civitas akademika Universitas Alkhairaat.

Pencapaian ini memiliki makna strategis yang melampaui kepentingan satu institusi. Rasio Guru Besar di perguruan tinggi swasta wilayah Sulawesi Tengah hingga kini masih tergolong rendah, sehingga setiap penambahan penyandang jabatan akademik dosen tertinggi ini menjadi kontribusi nyata bagi penguatan ekosistem pendidikan tinggi di kawasan tersebut. Perlu dipahami bahwa Guru Besar merupakan Jabatan Akademik Dosen (JAD) tertinggi yang diraih melalui pemenuhan angka kredit dan rekam jejak ilmiah yang panjang dan konsisten, bukan jabatan struktural maupun politis. Pengukuhan Prof. Ratnawati sekaligus membuktikan bahwa dosen perguruan tinggi swasta di wilayah ini mampu bersaing dan meraih puncak karir akademik.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Ratnawati mengangkat tema peran fitopatologi dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia memaparkan bagaimana berbagai patogen tanaman dapat mengancam produktivitas pertanian secara signifikan apabila tidak diantisipasi dengan inovasi teknologi yang tepat dan berbasis riset ilmiah. Orasi tersebut menegaskan posisi ilmu penyakit tanaman sebagai pilar penting dalam mendukung sektor pertanian Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi yang memiliki potensi agraris besar.

Rektor Universitas Alkhairaat, Muhammad Yasin, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Prof. Ratnawati adalah bukti nyata daya saing dosen UNISA di tingkat nasional. “Kehadiran Guru Besar baru ini diharapkan dapat memperkuat program studi Pascasarjana dan Fakultas Pertanian, sekaligus menjadi motivasi bagi dosen-dosen muda untuk segera mengurus jabatan akademik tertinggi mereka,” ujarnya. Muhammad Yasin juga menegaskan komitmen universitas untuk terus mendukung peningkatan kualifikasi akademik dosen sebagai bagian dari upaya meraih akreditasi unggul.

Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir Razak, menyampaikan apresiasi atas pencapaian Prof. Ratnawati sekaligus menegaskan bahwa pengukuhan ini merupakan momentum strategis bagi LLDIKTI Wilayah XVI dalam memperkuat peta kekuatan sumber daya manusia perguruan tinggi swasta di wilayah kerjanya yang meliputi Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah. Munawir mengingatkan bahwa seorang Profesor sesungguhnya baru memulai babak baru yang penuh tanggung jawab. “Ini adalah awal dari tanggung jawab yang jauh lebih besar, menjadi rujukan ilmu pengetahuan bagi masyarakat, mahasiswa, dan dunia akademik,” tegasnya. Lebih lanjut, ia mendorong Universitas Alkhairaat untuk terus membangun iklim akademik yang produktif sebagai landasan transformasi menuju kampus yang berdampak nyata bagi masyarakat luas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib diisi ditandai dengan *