GORONTALO – Robby Hunawa, resmi menahkodai Universitas Gorontalo (UNIGO) untuk periode 2026-2030. Usai dilantik di Gedung RACC, Sabtu (10/1/2026), Robby langsung mencanangkan visi transformasi kampus dengan pendekatan kearifan lokal disaksikan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Gubernur Gorontalo, serta Ketua Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lo Pohala’a (YPDLP).
Dalam pidato perdananya, Robby memperkenalkan semangat “Mo’odelo“ sebagai landasan kerjanya. “Visi kami adalah menjadi universitas unggul, berdampak global, dan berkarakter Mo’odelo. Dalam budaya Gorontalo, nilai Mo’odelo bermakna menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan tanggung jawab sosial,” jelas Robby di hadapan seluruh sivitas akademika.
Transformasi menuju kampus Unggul ini mendapat dukungan penuh dari pihak yayasan. Ketua Dewan Pengurus YPDLP, Muhammad Rolli Paramata, menegaskan dalam sambutannya bahwa Rektor baru telah dibekali modal dasar yang kuat. “Kami serahkan amanah ini dengan modal SDM yang mumpuni. Saat ini, 60 persen dosen di bawah naungan yayasan sudah bergelar Doktor, jumlah terbanyak di wilayah LLDIKTI Wilayah XVI. Dengan modal ini, insyaallah bendera Unigo akan berkibar lebih tinggi,” tegas Rolli.
Robby menyambut dukungan tersebut dengan menegaskan komitmennya menjalankan kontrak kinerja “Kampus Berdampak”. Fokus utamanya adalah memastikan kurikulum Unigo tetap relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta memastikan hasil penelitian dosen tidak hanya berakhir sebagai laporan administratif semata.
“Riset tidak boleh hanya berakhir di laci atau menara gading. Kami akan pastikan Unigo hadir memberi solusi bagi masyarakat Gorontalo, khususnya di sektor pertanian, kelautan, dan ekonomi kreatif melalui kolaborasi yang solid,” pungkas Rektor baru tersebut.