GORONTALO, 2 Januari 2026 – Suasana penuh semangat mewarnai halaman kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI Gorontalo pada apel perdana tahun 2026. Dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial awal tahun, namun menjadi momentum penguatan moral dan motivasi bagi seluruh pegawai untuk memulai lembaran baru dengan energi positif dan komitmen pelayanan yang lebih humanis.
Mengawali amanatnya, Munawir Razak menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tulus kepada seluruh jajarannya. Ia menilai, soliditas dan kebersamaan yang terjalin sepanjang tahun 2025 adalah fondasi utama keberhasilan lembaga. “Terima kasih kepada seluruh pegawai atas kerja sama yang luar biasa. Kita telah melewati tahun lalu dengan baik bukan karena kerja satu orang, melainkan berkat gotong royong kita semua dalam menjalankan amanat negara,” ucapnya mengapresiasi kinerja tim.
Lebih jauh, Kepala Lembaga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun peningkatan kualitas diri. Ia menekankan bahwa kompetensi bukan sekadar tuntutan administrasi, melainkan wujud tanggung jawab moral pelayan publik. Dengan memiliki kompetensi yang mumpuni, pegawai LLDIKTI diharapkan mampu menjadi fasilitator yang solutif bagi perguruan tinggi, memastikan setiap kampus tidak hanya berjalan di tempat, tetapi mampu ‘naik kelas’ dan memberi dampak nyata.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang proaktif dengan mitra kerja, khususnya perguruan tinggi. Ia berharap budaya ‘menunggu bola’ ditinggalkan dan diganti dengan semangat kolaborasi yang responsif. Keikutsertaan aktif kampus dalam merespons program di tahun ini sangat bergantung pada bagaimana pegawai LLDIKTI mampu mengkomunikasikan program tersebut dengan pendekatan yang baik dan merangkul.
Menutup apel pagi, Kepala Lembaga menanamkan semangat pembelajar kepada seluruh peserta apel. Ia meminta agar keberhasilan-keberhasilan kecil yang pernah dicapai oleh perguruan tinggi di masa lalu dipetakan dan dijadikan inspirasi. “Mari kita lihat apa yang sudah sukses dan baik, lalu kita kembangkan bersama. Jangan biarkan praktik baik itu berhenti, tapi jadikan sebagai standar baru untuk kemajuan kita ke depan,” pungkasnya membakar semangat para pegawai.