GORONTALO – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak, menghadiri prosesi peresmian Gedung Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Provinsi Gorontalo pada Rabu (21/01/2026). Kehadiran pimpinan LLDIKTI Wilayah XVI yang didampingi oleh Kepala Bagian Umum Irwan Halid bertempat di halaman gedung Labkesmas tersebut menjadi sinyal kuat dimulainya babak baru kerja sama antara dunia akademik dan fasilitas kesehatan pemerintah. Kehadiran ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan LLDIKTI Wilayah XVI untuk memperluas jejaring kemitraan strategis di masa depan.
Dalam laporan di awal acara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, memaparkan fungsi vital dari fasilitas baru tersebut. Beliau menjelaskan bahwa gedung Labkesmas ini disiapkan sebagai pusat pengujian dan deteksi dini yang modern untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat di Gorontalo. Laporan tersebut juga menegaskan bahwa infrastruktur ini diharapkan dapat menjadi mitra bagi berbagai instansi dalam meningkatkan standar kesehatan lingkungan, termasuk menjadi wadah pengembangan bagi para tenaga ahli di bidang laboratorium.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, dalam sambutannya memberikan instruksi tegas agar operasional Labkesmas selalu berorientasi pada pelayanan masyarakat yang prima. Beliau menekankan pentingnya tiga aspek utama, yakni kecepatan pelayanan, ketepatan diagnosa, serta biaya yang tetap terjangkau oleh masyarakat daerah. Selain mengajak seluruh jajaran untuk kompak menjalankan amanah negara dan menjaga keberlanjutan pembangunan seperti RS Ainun, Gubernur juga mengingatkan tentang gerakan berinfaq bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo sebagai bentuk tanggung jawab sosial bersama.
Meskipun hadir sebagai tamu undangan kehormatan, kehadiran Kepala LLDIKTI Wilayah XVI dalam momentum ini membawa harapan besar bagi pengembangan mutu pendidikan tinggi kesehatan di Gorontalo. Kehadiran beliau dipandang sebagai jembatan bagi PTS di wilayah XVI untuk menjalin kerja sama teknis, mulai dari penyediaan tempat praktik kerja lapangan (PKL) yang representatif bagi mahasiswa hingga kolaborasi riset kesehatan antara dosen dan pihak laboratorium. Langkah ini diharapkan mampu menyelaraskan kompetensi lulusan kampus swasta dengan standar kebutuhan layanan kesehatan publik yang semakin maju.
Rangkaian acara ditutup dengan peninjauan fasilitas laboratorium bersama Gubernur dan jajaran Komisi 4 DPRD Provinsi Gorontalo. Secara keseluruhan, peresmian ini bukan sekadar peresmian gedung baru, melainkan sebuah simbol sinergitas lintas lembaga yang utuh. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara pemerintah provinsi dan LLDIKTI Wilayah XVI, ekosistem pendidikan dan layanan kesehatan di Gorontalo diharapkan semakin solid, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat