GORONTALO – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI menegaskan bahwa soliditas internal adalah kunci utama bagi perguruan tinggi untuk menghadapi tantangan global. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada pelantikan Rektor Universitas Gorontalo (Unigo) Periode 2026-2030, Robby Hunawa, yang berlangsung khidmat di Gedung Rustam Akili Convention Centre (RACC), Sabtu (10/1/2026).
Turut hadir menyaksikan momen penting tersebut Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sekretaris Daerah Bone Bolango, serta pengurus Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lo Pohala’a (YPDLP). Selain itu, tampak pula hadir sejumlah pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta di Gorontalo yang memberikan dukungan moral bagi kepemimpinan baru UNIGO.
Dalam arahannya, Kepala Lembaga mengingatkan bahwa kemajuan kampus tidak bisa dicapai dengan gaya kepemimpinan one man show. Ia meminta seluruh sivitas akademika untuk membuang segala friksi dan memberikan dukungan penuh kepada Rektor baru. “Kita bersatu saja, kompak saja, dan solid saja, tantangan yang kita hadapi luar biasa. Apalagi kalau kemudian ada friksi-friksi, maka tantangan itu akan semakin berat,” tegasnya.
Kepala LLDIKTI Wilayah XVI juga membeberkan data bahwa di Wilayah XVI (Suluttenggo) terdapat 84 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang dilayani, namun hanya 9 PTS yang memiliki peringkat akreditasi “Baik Sekali”, salah satunya adalah UNIGO. Ia juga mengapresiasi laporan Ketua Yayasan Muhammad Rolli Paramata, terkait status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) audit keuangan yayasan. “Kami mengapresiasi transparansi yayasan. Ini sejalan dengan indikator kinerja kementerian terkait akuntabilitas dan kesehatan tata kelola perguruan tinggi,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI memberikan tantangan serius kepada Rektor baru. Ia meminta manajemen segera menyusun roadmap untuk menaikkan status akreditasi, mengingat regulasi terbaru menuntut standar yang lebih tinggi. “Saya berharap di bawah kepemimpinan beliau, kita semua bisa menjemput peringkat Unggul pertama di Provinsi Gorontalo. Tidak ada pilihan lain selain berjuang untuk mutu,” pungkasnya.