GORONTALO – Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem riset melalui gelaran Diseminasi Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan yang berlangsung di Aula Rektorat Lantai III Unisan Gorontalo pada Sabtu (24/01/2026) ini, dihadiri langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak, sekaligus membuka secara resmi agenda strategis tersebut.
Dalam laporannya, Wakil Rektor Bidang Akademik Unisan Gorontalo, Amiruddin, mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2025, Unisan berhasil mengelola dana hibah Penelitian dan PkM dengan total mencapai Rp2.315.266.000. Dana yang bersumber dari Kemendiktisaintek tersebut didistribusikan ke dalam 41 judul kegiatan yang mencakup berbagai skema strategis.
”Total ada 41 judul yang terdiri dari 11 judul Penelitian Fundamental Reguler (PFR), 18 judul Penelitian Dosen Pemula (PDP), 1 judul Skema Prototipe, serta 11 judul Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM). Ini merupakan capaian yang luar biasa bagi institusi kami dalam mendukung iklim akademik,” ujar Amiruddin di hadapan para peneliti dan jajaran Bappeda Provinsi Gorontalo.
Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir Razak, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas capaian Unisan. Ia menegaskan bahwa diseminasi ini bukan sekadar upaya menggugurkan kewajiban administratif, melainkan sarana agar produk pemikiran dosen dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh publik. Munawir juga mengingatkan para dosen untuk terus memantau program prioritas pada laman resmi Dirjen Risbang sebagai panduan riset masa depan.
”LLDIKTI Wilayah XVI memiliki tim khusus yang siap mendampingi PTS dalam penguatan program riset, mulai dari pendampingan penulisan proposal hingga strategi tembus hibah kementerian. Kami ingin memastikan penelitian yang dilakukan, baik yang didanai negara maupun mandiri, memiliki keberlanjutan dan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Munawir. Ia juga menambahkan bahwa kehadiran program Diktisaintek harus menjadi solusi konkret bagi persoalan yang dihadapi Pemerintah Daerah.
Lebih lanjut, Munawir memberikan catatan penting mengenai arah diseminasi di masa depan. Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya melibatkan unsur pemerintah seperti Bappeda, tetapi juga mulai menggandeng mitra dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI). “Ini adalah kali pertama saya menghadiri diseminasi hasil riset di lingkungan PTS wilayah XVI, dan saya berharap kedepannya hilirisasi riset ini bisa langsung dilirik oleh industri agar manfaatnya lebih luas,” pungkasnya.
Acara ini ditutup dengan sesi diskusi dan paparan hasil penelitian yang diikuti antusias oleh para dosen dan peneliti. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Mahyudin Humalanggi, serta unsur tim kerja dari LLDIKTI Wilayah XVI, yang bersama-sama berkomitmen membangun sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah demi kemajuan Provinsi Gorontalo.