Berita Kabar LLDIKTI XVI

Hadiri Nobel Laureate Lecture, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Buka Jalan Kolaborasi Riset Internasional untuk PTS Sulawesi

MAKASSAR – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak, menghadiri kegiatan strategis Nobel Laureate Lecture yang diselenggarakan di Baruga A.P. Pettarani, Universitas Hasanuddin, Makassar, pada kamis 29/1/2026. Acara ini menghadirkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, bersama narasumber utama peraih Nobel Kimia 2022, Morten P. Meldal. Kehadiran Munawir dalam forum ini menjadi langkah konkret untuk menjembatani perguruan tinggi di Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah dengan peluang jejaring akademik tingkat dunia.

Dalam pemaparannya, Brian Yuliarto menegaskan visi kementerian melalui program “Road to Nobel Prize” yang bertujuan mencetak peneliti Indonesia berkelas dunia. Mendiktisaintek menyoroti pentingnya kolaborasi lintas negara, termasuk rencana pengiriman dosen dan peneliti muda ke laboratorium terkemuka di luar negeri. Arahan ini menjadi catatan penting bagi LLDIKTI Wilayah XVI untuk segera menyusun kerangka kerja yang memungkinkan dosen-dosen di wilayah kerjanya mengakses peluang tersebut, sehingga tidak hanya terpusat di pulau Jawa.

Kehadiran Kepala LLDIKTI Wilayah XVI di tengah forum ilmiah internasional ini membawa misi strategis khusus. Munawir Sadzali Razak memanfaatkan momentum ini untuk membuka akses informasi dan kolaborasi riset bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di bawah naungannya. Dengan berinteraksi langsung dengan pembuat kebijakan pusat dan komunitas global, LLDIKTI Wilayah XVI berupaya memangkas hambatan akses informasi hibah dan beasiswa internasional, memastikan PTS di Sulawesi mendapatkan kesempatan yang setara untuk meningkatkan mutu kelembagaan mereka.

Selain aspek jejaring, materi yang dibawakan oleh Morten P. Meldal mengenai Click Chemistry memberikan wawasan baru tentang metode pendidikan sains yang efektif. Munawir menilai pendekatan visual dan penyederhanaan konsep rumit yang dipaparkan peraih Nobel tersebut sangat relevan untuk diadopsi dalam kurikulum di daerah. Hal ini sejalan dengan target LLDIKTI Wilayah XVI untuk mendorong transformasi metode pengajaran yang adaptif, guna melahirkan lulusan yang inovatif dan siap bersaing di pasar global.

Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa, menutup kegiatan dengan apresiasi tinggi atas kehadiran para pimpinan perguruan tinggi, termasuk Kepala LLDIKTI Wilayah XVI. Ia menekankan bahwa kehadiran representasi lembaga layanan wilayah di acara seperti ini sangat krusial untuk memastikan bahwa semangat inovasi dan riset dari pusat dapat terdistribusi dengan baik hingga ke seluruh perguruan tinggi di daerah. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekosistem riset yang berdampak nyata bagi kemajuan masyarakat Sulawesi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib diisi ditandai dengan *