MANADO – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI, Munawir Razak, menyampaikan pesan tegas mengenai akuntabilitas anggaran dan integritas tata kelola dalam Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Universitas Negeri Manado (UNIMA) yang diselenggarakan pada Kamis (21/8/2025). Bertempat di Training Centre UNIMA, forum strategis ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Inspektur Jenderal Kemendiktisaintek Chatarina Muliana, serta Rektor dan jajaran pimpinan UNIMA.
Dalam paparannya sebagai salah satu narasumber kunci, Munawir Razak secara lugas menekankan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk pendidikan tinggi harus dapat dipertanggungjawabkan tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara moral melalui dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat. “Anggaran yang telah direncanakan harus dipastikan benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Ini adalah fondasi dari kepercayaan publik terhadap institusi kita,” tegasnya di hadapan forum.
Pesan tersebut menjadi inti dari materinya yang bertajuk “Transformasi Tata Kelola Pendidikan yang Berintegritas, Adaptif, Merata, dan Berdampak”. Beliau mengingatkan bahwa di era saat ini, reputasi sebuah universitas tidak lagi hanya dibangun di atas prestasi akademik, melainkan juga di atas pilar integritas dan transparansi. Ia mengajak seluruh pimpinan UNIMA untuk memegang teguh komitmen dalam membangun sistem yang akuntabel dan bersih dari segala bentuk penyimpangan.
Lebih jauh, Munawir Razak menghubungkan pentingnya integritas dengan kemampuan beradaptasi dan berinovasi. Menurutnya, tata kelola yang bersih akan membebaskan sumber daya untuk fokus pada program-program inovatif yang sejalan dengan semangat “Dikti Saintek Berdampak”. Hal ini, lanjutnya, akan mengakselerasi peran UNIMA sebagai agen perubahan yang mampu menjawab tantangan zaman serta memastikan pemerataan akses pendidikan berkualitas di kawasan ini.

