Berita Kabar LLDIKTI XVI

Kepala LLDikti XVI Tegaskan Peran Strategis Unika De La Salle di Pelantikan Rektor Baru

Manado – Universitas Katolik (UNIKA) De La Salle Manado secara resmi menyambut era kepemimpinan baru melalui Pelantikan Rektor periode 2025-2029. Dalam upacara yang berlangsung khidmat di Aula Johanis kampus setempat, Gregorius Hertanto Dwi Wibowo dikukuhkan sebagai rektor, menggantikan Johanis Ohoitimur yang telah mengabdi selama dua periode (2017-2025). Momen penting ini menjadi penanda komitmen universitas untuk melanjutkan tradisi keunggulan dan inovasi pendidikan tinggi di Sulawesi Utara.

Prosesi pelantikan turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan yang menunjukkan dukungan luas terhadap UNIKA De La Salle. Di antara tamu kehormatan, hadir Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XVI, Munawir Razak. Pemerintah daerah juga menunjukkan dukungannya melalui kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara, Femmy Sulu, yang mewakili Gubernur, serta Kepala Pelaksana BPBD Manado, Donald Sambuaga, yang mewakili Walikota. Dukungan penuh dari pimpinan gereja dan yayasan juga tampak dengan kehadiran Uskup Keuskupan Manado sekaligus Pembina Yayasan, Benedictus E. Rolly Untu, beserta jajaran lengkap pengurus Yayasan Perguruan Tinggi UNIKA De La Salle Manado.

Dalam sambutannya, Kepala LLDikti Wilayah XVI, Munawir Razak, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi UNIKA De La Salle Manado yang genap berusia 25 tahun pada 7 Agustus 2025. Ia menyoroti peran strategis universitas dalam memberikan pelayanan pendidikan berkualitas serta keaktifannya dalam menyambut program-program dari kementerian. “Hal yang positif ini perlu dilanjutkan oleh Rektor yang baru. Kami mengapresiasi bagaimana UNIKA De La Salle secara konsisten menjadi perwakilan LLDikti Wilayah XVI dalam meraih berbagai program bantuan pemerintah,” ujar Munawir.

Lebih lanjut, Munawir memberikan penghormatan atas fondasi kokoh yang telah diletakkan oleh rektor sebelumnya, Johanis Ohoitimur. Menurutnya, capaian signifikan selama kepemimpinan Johanis Ohoitimur, seperti peningkatan peringkat akreditasi institusi, penambahan jumlah dosen berkualifikasi doktor (S3), dan peningkatan jabatan fungsional tenaga pendidik, merupakan bukti kerja keras yang terukur. “Sebagaimana tertulis dalam epilog buku beliau, ini adalah fase membangun di atas fondasi. Capaian ini adalah hasil kerja keras beliau bersama para wakil rektor yang harus dilanjutkan,” tambahnya.

Seiring dengan pelantikan ini, sejumlah mandat strategis dipercayakan kepada Rektor Gregorius Hertanto Dwi Wibowo. Kepala LLDikti secara khusus menugaskan rektor baru untuk mengakselerasi beberapa program prioritas. Salah satunya adalah membuka program magister (S2), mengingat mayoritas program studi sarjana di UNIKA De La Salle telah terakreditasi B dan memenuhi syarat. “Peluang besar ini harus segera dimanfaatkan dengan melihat kualifikasi dosen S3 yang ada,” tegas Munawir. Selain itu, ia mendorong agar universitas dapat meraih peringkat akreditasi “Unggul” hingga terakreditasi internasional. Sebagai penutup, Munawir Razak menekankan pentingnya pergeseran paradigma riset di lingkungan universitas. Ia berharap riset yang dihasilkan tidak lagi hanya berdasarkan minat dosen, tetapi harus berakar pada tantangan dan potensi nyata di daerah. “Riset harus menjawab masalah konkret, mulai dari ketahanan pangan, energi, kesehatan masyarakat, hingga perubahan iklim. Mari kita petakan talenta dan keunggulan yang ada di sini untuk menghasilkan inovasi yang relevan. Kita harus berani mengakui apa yang belum berhasil dan bersama-sama mencari jalan keluarnya demi perbaikan berkelanjutan,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib diisi ditandai dengan *