Tomohon – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI, Munawir Razak, memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Gunung Maria Tomohon pada Kamis, 21 Agustus 2025. Mengusung tema “Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia”, kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari orientasi mahasiswa baru dengan tujuan utama membekali mereka dengan wawasan mengenai dunia perkuliahan serta tantangan dan peluang yang akan dihadapi setelah lulus. Acara yang berlangsung interaktif ini turut dihadiri oleh para wakil ketua dan jajaran dosen STIKES Gunung Maria
Dalam pemaparannya, Munawir menjelaskan bagaimana LLDIKTI berperan strategis dalam memfasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia. Beliau menguraikan bahwa tujuan pendidikan tinggi adalah untuk membentuk manusia yang beriman, berakhlak mulia, kreatif, dan mandiri untuk kepentingan bangsa. Dengan skala nasional yang mencakup lebih dari 4.500 perguruan tinggi dan 9,3 juta mahasiswa, penjaminan mutu menjadi fondasi utama untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul
Lebih lanjut, Munawir menyoroti mengapa peningkatan kualitas lulusan saat ini menjadi sangat mendesak. Indonesia, jelasnya, tengah berada di periode bonus demografi, di mana penduduk usia produktif mencapai 70% dari total populasi. Menurutnya, momentum ini adalah peluang emas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi , namun bisa berbalik menjadi ancaman pengangguran massal jika tidak diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang memiliki daya saing tinggi
Sebagai jawaban atas tantangan itu, Munawir memaparkan data mengenai pergeseran kebutuhan dunia kerja akibat Revolusi Industri 4.0. Ia mengungkapkan bahwa meskipun otomatisasi berpotensi menghilangkan beberapa jenis pekerjaan, akan lebih banyak lapangan kerja baru yang tercipta, khususnya di bidang data, kecerdasan buatan, dan teknologi digital. Mengutip hasil riset, ia menekankan bahwa 85% kesuksesan di dunia kerja ditentukan oleh soft skills, sementara hanya 15% yang ditopang oleh hard skills.
Di akhir kuliah umumnya, Munawir memberikan pesan penutup yang kuat tentang bagaimana cara terbaik untuk mempersiapkan diri. Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk mengadopsi growth mindset atau pola pikir bertumbuh , yaitu keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat terus dikembangkan melalui usaha dan ketekunan. “Jangan pernah menyerah dan berkata ‘saya tidak bisa’, tapi teruslah mencoba strategi baru karena kesalahan adalah bagian dari proses belajar untuk menjadi lebih baik,” tutupnya, merangkum semangat dari pola pikir bertumbuh.



