Berita Kabar LLDIKTI XVI

LLDIKTI Wilayah XVI Gorontalo Gelar Apel Kerja Mingguan, Kepala Lembaga Umumkan Implementasi Sistem Kerja Hybrid

Gorontalo – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI Gorontalo kembali menggelar apel kerja mingguan rutin pada hari Senin pagi ini. Apel yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai LLDIKTI Wilayah XVI ini menjadi wadah untuk menyampaikan informasi terkini, evaluasi kinerja, serta penguatan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik di bidang pendidikan tinggi.

Dalam amanatnya di hadapan para pegawai, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir Razak, menyampaikan pokok-pokok arahan terkait penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan. Beliau menekankan bahwa LLDIKTI Wilayah XVI akan segera memberlakukan sistem kerja hybrid, yang mengkombinasikan pelaksanaan tugas dari kantor (BDK) dan pelaksanaan tugas kedinasan dari manapun (BDM).

“Langkah ini diambil sebagai respons terhadap Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Nomor 7 Tahun 2025, yang mengamanatkan instansi pemerintah untuk mengatur dan membagi jumlah pegawai serta karakteristik layanan guna memastikan output pelayanan tetap optimal,” jelas Razak.

Lebih lanjut, Munawir Razak menjelaskan bahwa pemberlakuan sistem kerja hybrid ini bertujuan untuk mengoptimalkan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang saat ini tengah gencar didorong. Selain itu, sistem ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, baik secara daring (online) maupun luring (offline).

“Kualitas dan standar pelayanan tidak boleh menurun meskipun terdapat fleksibilitas dalam lokasi bekerja. Justru, dengan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja para pegawai,” tegas Razak.

Secara spesifik, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI mengumumkan bahwa sistem kerja hybrid yang akan diterapkan adalah 3 hari pelaksanaan tugas kedinasan di kantor (BDK) yang akan dilaksanakan pada hari Senin, Selasa, dan Rabu. Sementara itu, untuk 2 hari berikutnya, yaitu Kamis dan Jumat, para pegawai dapat melaksanakan tugas kedinasan dari mana saja (BDM).

Di akhir arahannya, Munawir Razak menyampaikan harapan agar pemberlakuan sistem kerja selama 5 hari kerja ini dapat menjadi bahan evaluasi ke depan. Ditegaskannya potensi efisiensi yang dapat dicapai melalui pengurangan penggunaan listrik, bahan bakar minyak, dan air di lingkungan kantor.

“Evaluasi ini akan menjadi dasar pertimbangan untuk penyempurnaan kebijakan sistem kerja di LLDIKTI Wilayah XVI Gorontalo di masa yang akan datang, demi terciptanya lingkungan kerja yang lebih efisien dan adaptif,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib diisi ditandai dengan *