Berita Kabar LLDIKTI XVI

LLDIKTI Kawal Penggabungan Dua Kampus Kesehatan di Palu Menuju Universitas Berdaya Saing

Palu – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak, menggelar pertemuan strategis dengan jajaran pimpinan dan unsur yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Indonesia Jaya Palu dan Akademi Farmasi (Akfar) Bina Farmasi Palu pada Senin (21/4). Pertemuan yang berlangsung di kampus STIK Indonesia Jaya Palu ini berfokus pada upaya mendukung proses penggabungan kedua institusi menjadi sebuah universitas unggul dan berdaya saing.

“Dialog kinerja ini menjadi langkah krusial untuk menyelaraskan visi, misi, dan langkah konkret menuju realisasi universitas baru,” ujar Munawir saat membuka pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Munawir secara detail menguraikan pentingnya perencanaan matang dalam setiap aspek penggabungan, mulai dari penyusunan proposal, penataan struktur organisasi, hingga integrasi kurikulum yang sinergis antar program studi kedua kampus. Dialog ini juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi potensi tantangan dan mencari solusi bersama, guna memastikan proses transisi berjalan mulus sesuai standar mutu pendidikan tinggi nasional.

“Universitas hasil penggabungan harus memiliki sistem pengelolaan yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada mutu,” tegas Munawir.

Diskusi mendalam juga dilakukan mengenai pembentukan organ-organ universitas, mekanisme pengambilan keputusan, serta sistem penjaminan mutu internal. Tujuan akhirnya adalah menciptakan universitas yang unggul dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi dan memiliki tata kelola yang kredibel.

Pertemuan tersebut juga membahas strategi pengembangan akademik dan sumber daya manusia. Munawir mendorong adanya sinergi keilmuan antara bidang kesehatan dan farmasi, yang diharapkan dapat melahirkan program studi interdisipliner yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Pembahasan juga mencakup rencana pengembangan karir dosen dan tenaga kependidikan, serta peningkatan fasilitas dan infrastruktur pendukung pembelajaran dan penelitian,” tambahnya.

Sebagai penutup, dialog kinerja ini diharapkan menghasilkan komitmen kuat dari seluruh pihak untuk bekerja sama secara proaktif. Munawir menegaskan bahwa LLDIKTI Wilayah XVI akan terus hadir sebagai mitra strategis, memberikan bimbingan dan fasilitasi agar proses transformasi menjadi universitas berjalan sesuai harapan.

“Dialog ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi merupakan langkah nyata dan terukur dalam mewujudkan cita-cita memiliki universitas berkualitas yang berkontribusi signifikan bagi kemajuan pendidikan tinggi di Palu dan Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Penggabungan STIK Indonesia Jaya dan Akfar Bina Farmasi ini diproyeksikan akan memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di bidang kesehatan di Sulawesi Tengah, sekaligus menjawab kebutuhan pengembangan sumber daya manusia berkualitas di sektor kesehatan dan farmasi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib diisi ditandai dengan *