Kepala Bidang Kampus Merdeka Mandiri (KMM) Dessy Aliandriana mengatakan LLDIKTI Wilayah XVI menjadi satu dari sembilan LLDIKTI di Indonesia yang dinilai sangat siap untuk pelaksanaan akselerasi MBKM Mandiri. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi MBKM Mandiri yang dilaksanakan di Manado, 6 Juni 2024.
Penilaian tersebut telah berdasarkan data pemetaan yang telah dibuat oleh KMM sejak tahun 2023 dengan tiga kategori yaitu Belum Siap, Siap, dan Sangat Siap. Dimana pada 2023 LLDIKTI XVI masih masuk kategori Siap. Namun dengan semua pelaksanaan program LLDIKTI XVI yang berfokus pada MBKM, maka 2024 ini, LLDIKTI XVI sudah berada ditingkatkan Sangat Siap.
| No | LLDIKTI | Kondisi Tahun 2022 | Akselerasi Tahun 2023 | Kondisi Tahun 2023 |
| 1 | LLDIKTI I | Belum Siap | Klinik MBKM | Siap |
| 2 | LLDIKTI II | Siap | Klinik MBKM, Bimtek, MSD | Sangat Siap |
| 3 | LLDIKTI III | Sangat Siap (Ada semua) | MSD | Sangat Siap |
| 4 | LLDIKTI IV | Siap | Klinik MBKM, Bimtek, MSD | Sangat Siap |
| 5 | LLDIKTI V | Siap | Klinik MBKM, Bimtek, MSD | Sangat Siap |
| 6 | LLDIKTI VI | Sangat Siap | Klinik MBKM, MSD | Sangat Siap |
| 7 | LLDIKTI VII | Cukup Siap | Klinik MBKM, Bimtek, MSD | Sangat Siap |
| 8 | LLDIKTI VIII | Belum Siap | Klinik MBKM | Siap |
| 9 | LLDIKTI IX | Siap | Klinik MBKM, Bimtek, MSD | Sangat Siap |
| 10 | LLDIKTI X – XVII | Belum Siap | Klinik MBKM | Siap |
| 11 | LLDIKTI XI | Belum Siap | Klinik MBKM, Bimtek | Siap |
| 12 | LLDIKTI XII | Belum Siap | Klinik MBKM | Siap |
| 13 | LLDIKTI XIII | Belum Siap | Klinik MBKM | Siap |
| 14 | LLDIKTI XIV | Belum Siap | Klinik MBKM, Bimtek | Siap |
| 15 | LLDIKTI XV | Siap | Klinik MBKM, Bimtek, MSD | Sangat Siap |
| 16 | LLDIKTI XVI | Siap | Klinik MBKM, Bimtek, MSD | Sangat Siap |
Adapun yang menjadi kategori kesiapan dalam pengambilan data adalah dari SDM di LLDIKTI itu sendiri, Dimana pemetaan dilakukan dengan melihat Tingkat pengetahuan SDM LLDIKTI mengenai kebijakan MBKM. Kemudian dari segi Infrastruktur dan Teknis yang dilakukan dengan mengidentifikasi tata kelola MBKM di LLDIKTI seperti keberadaan unit atau pokja dalam mendorong implementasi MBKM. Kesiapan dari segi pendanaan pembinaan MBKM juga dilakukan dengan mengidentifikasi pengalokasian anggaran khusus untuk mendorong implementasi MBKM di wilayah LLDIKTI. Serta pemetaan arah MBKM Mandiri dilakukan dengan mengidentifikasi dasar acuan implementasi MBKM Mandiri yang diselaraskan dengan potensi tantangan dan prioritas wilayah.
“Pengembangan Struktur Operasional MBKM Mandiri dengan LLDIKTI sebagai katalisator menjadi kunci akselerasi implementasi MBKM Mandiri di seluruh Wilayah Indonesia termasuk LLDIKTI Wilayah XVI. MBKM Mandiri juga menjadi media sinergi multi pihak untuk terlibat dan melibatkan diri dalam pendidikan Indonesia khususnya pendidikan tinggi,” Kata Dessy dalam paparannya.
Dessy juga menambahkan, arah pengembangan MBKM Mandiri mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi kedalam Pembangunan nasional, khususnya mendorong tercapainya sasaran prioritas daerah.
Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang bertumbuhnya sumber-sumber ekeonomi baru, dan membuka lapangan kerja baru sehingga akan berimplikasi pada penurunan urbanisasi. “Dampak holistik yang dihasilkan dalam ber- MBKM Mandiri perlu dikomunikasikan dan disampaikan untuk mengamplifikasi keterlibatan mitra untuk menjadikan pendidikan di indonensia lebih baik. Harmonisasi arah MBKM bukan hanya dengan mitra organisasi atau institusi, namun meluas ke sektor sosial-kultural dan sosial-ekonomi sehingga MBKM dapat menjadi suatu Gerakan yang utuh,” pungkas Dessy.


